Omong Thok !!



Ada sebuah kisah dari Mahatma Gandhi,
Pada suatu hari, datanglah seorang ibu dengan menggendong anaknya mengunjunginya. Ibu ini menceritakan apa yang terjadi pada anaknya dan ingin meminta solusi kepada Sang Guru. “Anak saya ini gemar sekali memakan garam di kesehariannya hingga membuat saya khawatir akan kebiasaan anak saya ini.” kata ibu tersebut ke Sang Guru. Sehingga Ibu tersebut ingin meminta solusi kepada Sang Guru akan hal ini, karena sudah berulangkali dinasehati oleh dia dan suaminya, tetap saja tidak  merubah kebiasaan anaknya tersebut.

Sejenak Mahatma Gandhi merenung dan melihat kepada si anak, kemudian ia berkata kepada Ibu tersebut, “Pulang dan kembalilah satu minggu lagi bersama anakmu.” Tanpa memperoleh nasehat yang diharapkan, Ibu tersebut kemudian pulang ke rumahnya dan sedikit bingung dengan ucapan Sang Guru tersebut.

Seminggu kemudian, seperti yang di anjurkan oleh Sang Guru, Ibu tersebut kembali mengunjunginya bersama anaknya, dengan harapan mendapatkan nasehat untuk menghentikan kebiasaan buruk anaknya. “Kurangi makan garam.” kata Sang Guru kepada si anak. Hanya kalimat singkat itulah yang diperoleh dari Sang Guru. Ibu tersebut kemudian membawa pulang anaknya merasa aneh, kenapa hanya satu kalimat itu saja nasehatnya padahal nasehat yang sama sudah ia dan suaminya berikan kepada si anak selama ini, hasilnya nihil. Ditambah lagi, kalau hanya kalimat itu saja nasehatnya, kenapa tidak mengatakan di awal, pertama kali ketika mereka berdua mengunjungi Sang Guru, toh juga bakalan sama kalimatnya.

Sesampainya di rumah, ternyata si anak mau dengan sendirinya mulai mengurangi kebiasaan memakan garam berlebihan hingga berubah mengkonsumsi garam seperti orang pada umumnya. Si Ibu kemudian kembali menemui Sang Guru karena penasaran dengan efek perubahan si anak setelah mendengar nasehat darinya.

Kemudian Sang Guru bercerita, pada pertemuan pertama ia juga mengkonsumsi garam seperti biasa di kesehariannya. Akan tetapi selama seminggu setelah pertemuan pertama itu Sang Guru berpuasa dari mengkonsumsi garam. Ternyata kekuatan dari perkataan seseorang adalah ia telah melakukan terlebih dahulu sebelum menganjurkannya kepada orang lain. Sejalan dengan Firman Allah SWT bahwa besar murka-Nya kepada orang yang menganjurkan tentang suatu hal tetapi ia sendiri tidak melakukannya.

Mungkin kita pernah mendengarkan kata-kata yang diucapkan oleh beberapa ulama, pemimpin atau motivator. Ada yang ngomongnya singkat tapi bisa membuat hati kita tergetar tak jarang sampai menangis dan mampu mengubah kehidupan kita menjadi lebih baik. Akan tetapi terkadang juga ada sudah mendengarkan seseorang bicara selama berjam-jam tapi kita merasa biasa saja. Karena setiap kata memiliki energi atau getaran yang berbeda ketika seseorang telah melakukan terlebih dahulu sebelum ia mengajak atau menyuruh orang lain untuk melakukan hal yang sama. 
Bukan sekedar Omong Doang...


Waallahu’alam
Semoga bermanfaat

Pic source:  http://howardsykes.mycouncillor.org.uk/

0 comments:

Older Post Home

 

Followers

Pakai Aplikasi Paytren

Investasi Pohon

Total Pageviews

Visitors

Translate This Page

Wisata Hati Business School

 

Templates by Drajat Dwi Hartono | CSS3 by David Walsh | Powered by {N}Code & Blogger