Masih Pacaran? Udah Putusin Aja.. :P

Remaja, masa dimana bermekaran semua | tidak hanya cita ataupun rasa, tapi juga mulai dihampiri cinta

Awalnya dekat itu biasa, namun kala remaja berubah jadi getar asmara | segala terasa indah, setiap hari jadi berwarna

Salahkah cinta sebabkan rasa pada manusia? | tidak pernah sayang, tidak pernah Allah karuniakan selaksa cinta untuk menyiksa

Allah turunkan cinta bagi manusia sebagai tanda | bahwa kita bisa berkeluarga, mampu lanjutkan keturunan dalam satu bahtera asa

Maka tak ada yang salah dengan cinta | masalahnya adalah bagaimana kita menyalurkan cinta dlm bentuk pergaulan, khususnya remaja

Islam mengatur agar tak salah jalan | arahkan manusia yg telah memiliki cinta untuk dikukuhkan dalam ikatan pernikahan

Pernikahan membuat segala bentuk cinta menjadi halal berpahala dan penuh kenikmatan | sebagai hadiah Allah buat insan

Namun sebelum pernikahan, semua bentuk cinta dihijab larangan | karena Allah tau yg terbaik bagi manusia yg Dia ciptakan

Lalu bagaimana dengan remaja? | apakah yg harus dilakukan dengan cinta yang belum seharusnya? karena terhalang sekolah dan cita-cita?

Bagi mereka Islam perintahkan berpuasa | jauhkan diri dari rangsangan fisik semacam memandang, mendekat atau berkhalwat ria

Rasul lisankan, "berdua-duaan dengan wanita tanpa disertai oleh mahram si wanita, yg ketiganya adalah setan” (HR Bukhari dan Muslim)

Dari sini kita dapatkan hukum berpacaran | bahwa ia adalah interaksi yg dilarang dalam Islam secara mutlak

Tapi anak muda memang selalu biasa cari alasan | lupa bawa pembenaran itu beda tipis dengan kebenaran

Pacaran itu penambah semangat belajar | "oh, teori, yg terjadi kebanyakan sebaliknya kawan, lagipula bukankah harusnya lillahi ta'ala?"

Pacaran itu sebuah nada cinta, bukankah Allah Maha Cinta? | "betul, makanya Allah perintahkan nikah, bukan pacaran"

Pacaran itu penjajakan pra-nikah | "itulah lelaki yg miskin tanggung jawab, 'penjajakan' dahulu, bukan komitmen akad nikah dahulu"

Pacaran supaya tak beli kucing dalam karung | "banyak yg pacaran lama nikah sejenak saja, dan saya tak pacaran alhamdulillah langgeng"

Pacaran itu bikin hidup lebih hidup | "iyakah? bukankah dominasi penggalau yg tewas bunuh diri karena berpacaran?"

Pacaran itu bukan apa-apa kok, kita have some fun aja | "nah akhirnya, inilah perkataan paling jujur tentang pacaran"

Saya pacaran untuk ajarkan Islam pada pacar | "Islamnya belum tentu sampai, maksiatnya sudah pasti, niat baik harus dikawani cara baik"

Saya nggak lakukan apapun, tak pegangan tangan, tiada interaksi fisik | "sekalian sempurnakan tak usah pacaran lebih ok"

K
aum lelaki, coba pikirkan, bila anda benar sayang padanya, tentu tak ingin kulitnya disentuh api neraka dengan maksiat pacaran bukan?

Kaum lelaki, coba pikirkan, andaikan anda benar sayang padanya, tentu tak akan korbankan masa depannya dengan maksiat pacaran bukan?

K
aum wanita, coba pikirkan, andaikan telah berani maksiat bahkan sebelum menikah, apa yang menjamin taatnya setelah menikah?

Kaum wanita, coba pikirkan, tidak inginkah anda menjadi yang pertama bagi suami nantinya? pertama disentuh tangannya, hatinya?

Bagi remaja, cukuplah interaksi lelaki-wanita saat syariat bolehkan, tegur sapa secukupnya, tiada lebih daripada itu

Bagi remaja, jadi bila memang cintamu karena Allah, maka engkau sanggup bertemu karena Allah, pula sanggup berpisah karena-Nya

B
agi remaja, bila belum sanggup menikah, maka cinta harus ditangguh | pacaran? udah putusin aja...

#Felix Siauw

Mengungkap Sisi Lain PPSMB UGM 2012 “PALAPA” (Pelaksanaan)


Hari pelaksanaan kegiatan PPSMB UGM “PALAPA” 2012 telah dimulai. Genderang perang tidak dipukul pada hari itu, akan tetapi sejak beberapa hari sebelumnya bagi Kami. Hari Kamis, 30 Agustus 2012, kegiatan dimulai dengan briefing seluruh panitia pada pukul 04.45 di sayap timur Grha Sabha Pramana. Selesai briefing seluruh panitia menuju lokasi tugas masing-masing. Sie perlengkapan indoor langsung bergegas menuju gugus masing-masing untuk bertugas. Sie perlengkapan komunikasi sibuk dengan pembagian jatah handy talky (HT) kepada panitia, total jumlah HT yang disewa adalah sekitar 120 buah. Sie perlengkapan ibadah mempersiapkan kebutuhan tempat wudhu dan sie perlengkapan outdoor bertugas di lapangan GSP.
Upacara pembukaan oleh Rektor UGM Prof. Dr. Pratikno, M.Soc.Sc. berlangusung dengan lancer begitu pula pembukaan PPSMB UGM 2012 yang diiringi oleh UKM Marching Band UGM serta UKM Berkuda yang mengundang decak kagum dari peserta dan panitia. OK acara beralih ke sesi ke-UGMan di gugus masing-masing. Kendala yang dialami panitia dalam hal ini antara lain konsumsi yang belum merata di seluruh gugus, bahkan ada gugus yang sudah hampir moving ke GSP tapi konsumsi belum nyampe, sie perlengkapan yang kewalahan menangani ruangan dan spot outdoor di gugus. Sie acara yang terus menerus berkomunikasi lewat HT. Tak kalah ramai dengan sie acara, sie pemandu pun juga sibuk dengan kelompoknya masing-masing serta berkicau di HT dan ketika saya iseng-iseng mengecek frekuensi HT sie lain, sie pemandu yang digawangi oleh Graha Ganindra Goutama lah yang paling ramai, sampai-sampai  satu orang belum selesai ngomong sudah ditimpali dengan orang lain yang ngomong. Selamat bagi sie pemandu.
Beranjak ke sesi Parade Pelangi Nusantara yaitu puncak acara kegiatan PPSMB UGM 2012 yang telah memecahkan Rekor MURI. Sesi ini berjalan lancar, eh akan tetapi tunggu dulu, masih ada panggilan yang masuk dari HT internal perlengkapan yaitu berasal dari PJ indoor vokasi Ririn Kurniawan. Memang di vokasi sangat kekurangan personel sehingga Ali Mahfud segera mengirimkan bala tentara untuk membantunya.
Begitulah mungkin sekelumit cerita dan perjuangan yang menghasilkan suatu master piece bagi mahasiswa UGM angkatan 2012. Selamat bagi mahasiswa angkatan 2012 yang telah memecahkan Rekor MURI serta terimakasih kepada seluruh panitia atas kerjasama yang sangat indah sehingga menghasilkan semangat dan kenangan yang tak terlupakan.

PALAPA
Pancasila Jiwa Kami
Bakti untuk Negeri
UGM Bersatu Bangkitlah Nusantaraku

Semoga Bermanfaat :)

Mengungkap Sisi Lain PPSMB UGM 2012 “PALAPA” (Persiapan)

Sie Perlengkapan PPSMB UGM 2012
Perhelatan akbar penyambutan Gadjah Mada Muda 2012 bertajuk Pelatihan Pembelajar Sukses Mahasiswa Baru Universitas Gadjah Mada (PPSMB UGM) PALAPA 2012 telah berakhir dengan spektakuler. Acara ini sukses digelar pada hari Kamis, 30 Agustus 2012 sejak pagi hingga sore hari. Acara PPSMB UGM 2012 yang di koordinatori oleh Septyan Bayu Anggara, mahasiswa Fakultas Teknik ini telah berhasil memecahkan Rekor MURI dengan kategori “Flashmob dance dengan membentuk peta Indonesia dengan peserta terbanyak”. Sebanyak 9839 peserta mengikuti flash mob dance dengan tarian yang berasal dari Papua dan diiringi oleh enerjiknya lantunan musik Sajojo.
Persiapan untuk pelaksanaan kegiatan ini memang tergolong singkat. Kami sebagai organizer committee (OC) PPSMB UGM 2012 memiliki waktu sekitar tiga bulan untuk memantangkan konsep, persiapan serta pelaksanaan kegiatan. Waktu tiga bulan tersebut memang tidak sepenuhnya efektif digunakan untuk persiapan kegiatan karena sudah termasuk kegiatan open recruitment panitia yang mamakan waktu beberapa minggu serta terpotong oleh libur bulan puasa dan hari raya Idul Fitri. Praktis Kami sebagai panitia cukup terkuras baik dari segi pikiran, tenaga, dan waktu.
Berbagai pengalaman menarik yang dialami oleh panitia memang terkadang tidak diketahui oleh pihak diluar panitia. Di dalam tulisan ini Saya akan mencoba menggambarkan betapa berharganya setiap detik demi detik waktu yang dilalui oleh panitia. Selamat menikmati.
Kantor Sub Direktorat PPKB yang berada di sayap selatan lantai dua Gedung Pusat UGM menjadi salah satu saksi bisu kerja keras panitia di dalam mempersiapkan PPSMB UGM 2012. Tempat ini menjadi ruang sekretariat “dadakan” OC PPSMB UGM setelah sebelumnya ruang sekretariat PALAPA yang semula berada di Gelanggang Mahasiswa telah dipenuhi oleh barang-barang inventaris untuk keperluan kegiatan. Setelah Kami rehat sejenak selama 7 hari untuk merayakan hari raya Idul Fitri di kampung halaman masing-masing, denyut persiapan kegiatan kembali dimulai pada tanggal 25 Agustus 2012. Panitia OC PPSMB UGM melakukan rapat koordinasi dengan Direktur Kemahasiswaan Dr. Drs. Senawi, M. P. di Kantor Sub Direktorat PPKB. Sejak saat itulah kantor ini mendadak menjadi ruangan yang paling ramai di Gedung Pusat UGM hingga pelaksanaan kegiatan berakhir.
Hiruk pikuk panitia OC terjadi mulai pagi hingga malam hari, bahkan mulai H-3 ketua OC PPSMB Septyan Bayu Anggara, Wakil Ketua OC Budiarjo dan Saya melanjutkan hiruk pikuk tersebut dari pagi hingga pagi hari kembali karena Kami bertiga bermalam hingga hari H pelaksanaan kegiatan di kantor ini, padahal ada larangan untuk menginap di kantor Gedung Pusat UGM oleh pihak kemanan.
Di dalam tulisan ini Saya mungkin hanya akan menyampaikan aktifitas panitia terutama Sie Perlengkapan karena Alhamdulillah Saya amanahkan untuk mengemban tugas ini. Di dalam kantor, terjadi kesibukan yang berbeda-beda di masing-masing sie panitia. Panitia Sie Acara yang digawangi oleh Dea Siti Hafsa atau yang biasa dipanggil dengan nama Tya sibuk dengan jajarannya membahas mengenai jumlah, nama, kontak pembicara yang akan mengisi materi Ke-UGMan di masing-gugus. Panitia Sie Hubungan Masyarakat (humas) yang digawangi oleh Maulana Rizki sibuk dengan pembagian materi serta menghubungi pembicara ke-UGMan. Panitia Sie Perlengkapan masih berkutat dengan jumlah dan nama ruangan yang akan digunakan untuk materi di seluruh gugus di UGM. Alhamdulillah H-5 jam, data mengenai jumlah dan nama ruangan sudah fix dan memperoleh persetujuan dari seluruh Wakil Dekan yang membidangi kemahasiswaan di seluruh fakultas di UGM. Saya teringat ketika koordinator sub bidang indoor yaitu Ali Mahfud yang sangat berjasa di dalam penetapan ruangan, dibuat pusing, berpose memegangi kepala sambil me-rechage HP yang dipegangnya sambil ber-SMS.
Persiapan yang dilakukan oleh sub bidang lainnya seperti Outdoor (Fahrizal Lutfi), Komunikasi (Muhammad Rifki Adityawan), dan Ibadah (Gunawan) Alhamdulillah berjalan dengan baik meskipun masih ada sedikit hambatan akan tetapi tim perlengkapan dapat dengan mudah mengatasinya. Saya angkat topi untuk kegigihan teman-teman sie perlengkapan.

Cerita PPSMB UGM 2012 selanjutnya klik disini

Bidadari Kedua


Wanita disempurnakan dari tulang rusuk | bukan tulang kepala hingga tinggi, bukan tulang kaki hingga rendah, karena ia ialah teman

Wanita diciptakan tidak sama | dia kelemahan dari kelebihan lelaki dan kelebihan dari kelemahan lelaki, ia melengkapi

Karena wanita lekas linangan air matanya saat sedih, baik saat senang | karenanya suami diberikan dada yang lebih bidang

Lembut lemah wanita tercipta untuk berikan buaian keturunan | maka dia penolong yang menawan, bukan lawan tanding yang sepadan

Lemah lembutnya wanita bisa menguatkan suaminya | dan kekuatan suaminya adalah bila bisa berlaku lembut terhadap istrinya
 
Wanita memiliki rahim, begitulah mereka menciptakan kerabat | sekaligus mengajari lelaki bahwa mereka tiada ada tanpa wanita

Seorang wanita tidak perlukan lelaki yang pintar mengarang alasan | tapi wanita sangat menghargai lelaki yang berkata lewat perbuatan

Seorang istri tidak perlukan suami yang pandai membangun argumen | karena yang ia harapkan hanya pengertian dan rasa aman

 Tidak berarti bagi istri alasan logis, fakta akurat dan detail penjelasan | ungkapan sayang sepele, dan pelukan akan berikan lindungan

Bahkan seringkali seorang istri tidak perlukan lelaki yang pintar bicara | lebih berarti seorang lelaki yang pandai mendegar makna

Karena bahagia bagi wanita bukan masalah fisik lahir | tapi apa yang bisa dirasa dalam hati batin

Wanita lembut bukan untuk diinjak, melainkan untuk dilindungi | bagaikan hamparan hijau permadani dibawah kokoh rindang pohon berseri

Bila selama ini wanita menaatimu wahai suami | berikan sedikit waktu bagi mereka untuk lakukan apa yang mereka nikmati

Karena wanita dicintai tersebab kelemahannya | karena ia harus dilindungi dan dijaga

Hargailah wanita, karena hargamu tergantung daripadanya | karena lelaki selalu dilihat dari 3 wanita, istri-ibu-anak perempuannya

Tugas suami adalah mendidik istrinya agar paham | dan mendidik itu dengan pengertian, bukan suara keras dan ringan tangan

Bila istri belum memahami | maka hendaklah suami bertanya apa yang salah dari cara didiknya, bukan bertanya siapa yang dia didik

Seharusnya wanita menyambutmu dengan senyum laksana anak kecil saat hadirmu dirumah | tanda bahagia wanita nyata di muka

Bila istri tiada bahagia bersama kita? | mungkin perlu kembali kita kaji Islam, dan jalan hidup Nabi, agar pandai bahagiakannya :)

Felix siauw

Seandainya dia tau betapa aku mencintainya karena Allah :)

Sambutan yang Tidak Tepat

Bulan Ramadhan 1433 H telah berlalu beberapa waktu lalu. Bulan Syawal menggantikannya dengan disambut dengan sambutan yang meriah (sepertinya). Bulan Ramadhan tampaknya masih kalah meriah dalam hal smabutan yang diberikan oleh sebagian besar dari Kita. Tulisan “Marhaban Ya Ramadhan” lebih sedikit jumlahnya apabila dibandingkan dengan tulisan “Minal Aidzin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin” baik disepanjang perjalanan mudik maupun di media massa (televisi, Koran, dll). Kepergian bulan Ramadhan pun juga kalah dengan sambutan kedatangan bulan Syawal. Melepas kepergian sesuatu yang berada ditangan lebih Kita tanggapi dengan biasa-biasa saja, padahal yang akan pergi adalah suatu bulan, suatu rentang waktu yang sangat sempit akan tetapi memiliki nilai yang luar biasa spesial.
    Dahulu, para sahabat Nabi Muhammad SAW menangis ketika berada di penghujung akhir bulan Ramadhan. Rasulullah SAW pun mengencangkan ikat pinggang untuk lebih getol beribadah diakhir Ramadhan. Saat ini memang tidak bisa dipungkiri bahwa hal-hal seperti itu dalam melepas kepergian Ramadhan semakin terkikis kalah dengan hiruk pikuk pulang kampung. Sebagian dari Kita rela berdesak-desakan antri di terminal, bandara, stasiun KA untuk memperoleh selembar dua lembar tiket, bahkan sekarang jauh-jauh hari sebelumnya sudah memesan tiket untuk mudik ke kampung halaman.
    Sungguh betapa indah apabila hiruk pikuk tersebut terjadi dalam menyambut bulan Ramadhan. Ya memang bukan dalam hal memesan tiket untuk pulang kampung ketika Ramadhan akan tetapi sambutan yang diberikan kepada bulan yang mulia inilah yang selama ini masih kurang greget. Layaknya Kita rela memesan tiket jauh-jauh hari sebelum mudik, Kita pun seharusnya jauh-jauh hari sebelum Ramadhan sudah melakukan persiapan dengan puasa sunnah Senin-Kamis, shalat tahajjud  shalat dhuha misalnya. Ritual persiapan penyambutan tersebut apabila telah Kita lakukan jauh-jauh hari sebelumnya, rasanya ringan sekali ketika melaksanakan ibadah puasa wajib di bulan Ramadhan serta ibadah-ibadah lainnya seperti tahajjud sebelum sahur, dll.
     Saya sering melihat ketika bulan Ramadhan pada siang hari di masjid selepas shalat dzuhur orang-orang banyak yang tiduran didalam maupun di selasar masjid. Bukan berarti tidak boleh, akan tetapi hal ini sangat kontras apabila dibandingkan situasi di bulan-bulan lain. Ya memang ketika berpuasa, di siang hari terasa lemas dan ngantuk, akan tetapi apabila Kita sudah melakukan ritual-ritual persiapan jauh hari sebelum Ramadhan tiba, hal semacam itu tidak akan terjadi karena sudah terbiasa dengan kondisi berpuasa saat bekerja di bulan selain Ramadhan dan ketika berpuasa di bulan Ramadhan kondisi ngantuk dan lemas lebih dapat diminimalisasi dan bahkan tidak terjadi karena terbiasa dengan rutinitas kesibukan saat siang hari. Hal tersebut memang benar, karena saya sudah mempraktikannya sendiri dan Alhamdulillah bulan Ramadhan 1433 H ini jauh lebih bermakna dibandingkan sebelumnya.
     Tulisan ini menjadi instrospeksi sekaligus peringatan bagi diri saya sendiri untuk terus lebih baik dari hari ke hari. Semoga dipertemukan kembali dengan Ramadhan-ramadhan selanjutnya.
  Mohon maaf lahir dan batin
  Semoga bermanfaat bagi pembaca sekalian :)

Quantum Changing


“Semua orang menginginkan perubahan ke arah kehidupan yang lebih baik secara cepat, akan tetapi kebanyakan dari mereka menempuh jalan yang “biasa” (Ust. Yusuf Mansur)

     Hari ini Sabtu 4 Agustus 2012 Universitas Teknologi Yogyakarta memperingati Dies Natalis dengan mengadakan tabligh akbar bersama ustadz Yusuf Mansur. Prediksi jamaah yang hadir oleh panitia adalah 3000 orang akan tetapi Subhanallah jamaah yang hadir lebih dari 5000 orang. Alhamdulillah hikmah datang ke majelis ilmu lebih awal salah satunya saya masih kebagian takjil buka puasa hehehe...

     Materi tausiah yang disampaikan oleh Ust. Yusuf Mansur pada kesempatan itu adalah mengenai “Quantum Changing” yaitu dapat diterjemahkan kurang lebih “perubahan yang sangat cepat”. Perubahan apa? Perubahan kehidupan ke arah yang lebih baik tentunya. Kehidupan manusia memang tak lepas dari pasang surut, kadang naik kadang turun. Grafik kehidupan yang meningkat dari hari ke hari memang menjadi impian setiap orang. Kemarin masih menjadi seorang pelajar SMA, hari ini menjadi mahasiswa, esok setelah lulus berharap memperoleh/membuka lapangan pekerjaan yang memberikan jaminan materi untuk hidup, kemudian memiliki istri anak, teruuusss aja naik grafiknya. Nah, yang menjadi sorotan dalam hal ini adalah cara atau metode yang dipake selama perjalanan kehidupan.

     Metode “biasa” dan metode “quantum”. Saya sebut begitu dari tausiah yang disampaikan ustadz tadi. Perbedaan mendasar antara dua metode ini adalah ada tidaknya ketelibatan Allah di dalamnya. Nah kalo udah ngomongin keterlibatan Allah, saya suka bahasan ini. Berbicara tentang metode “biasa”, Allah pemilik segala sesuatu, penentu segala keputusan, pengatur segalanya yang ada di alam semesta, kok bisa-bisanya tidak dilibatkan dalam segala aspek kehidupan? Sunnatullah memang berlaku kepada semua manusia baik yang menggunakan metode “biasa” maupun “quantum”. Sunnatullah bahwa semua yang bekerja keras maka ia akan memperoleh apa yang telah ia perjuangkan berlaku bagi kita semua. Hal ini juga berlaku di metode “quantum”, akan tetapi ada keterlibatan Allah SWT di dalamnya, ini yang menjadikan luar biasa.

     Ada tiga langkah yang disampaikan oleh ustadz terkait dengan metode quantum :
1. Niatkan seluruh perubahan karena  Allah. Contoh, misalnya, saya sekarang masih berstatus mahasiswa yang sudah di ujung tanduk alias mau lulus (minta doanya semoga wisuda dibulan November 2012 ini :) tentu punya keinginan untuk diterima kerja di tempat yang terbaik. Selain itu saya juga minta ke Allah agar diberi gaji yang lebih, karena dalam permintaan ini saya niatkan sebagian gaji saya untuk sedekah ke anak-anak yatim. Intinya sisipkan nilai-nilai ibadah di dalam setiap keinginan kita
2. Jalani dengan cara Allah dengan beribadah dan doa. Ibadah shalat wajib terus kita perbaiki kualitasnya, disusul dengan ibadah-ibadah sunnah shalat rawatib, shalat dhuha, tahajjud, puasa sunnah, ddl kita geber semaksimal mungkin.
 3. Lakukan perubahan itu untuk Allah. Apabila langkah 1 dan 2 telah dijalani tapi tanpa langkah yang ketiga ini, jangan salahkan Allah ketikan Ia mengambil kembali apa yang telah kita dapat.

     Itulah intisari dari tausiah ustadz tadi pagi. Seperti biasa seusai tausiah ustadz kembali menawarkan kepada jamaah untuk bersedekan. Kali ini sedekah ditujukan untuk pembangunan masjid kampus UTY dan perluasan Masjid Nurul Asri Deresan yang merupakan pusat Rumah Tahfidz PPPA di Yogyakarta. Subhanallah sepanjang saya berada di majelis tadi nominal sedekah yang saya ketahui adalah ada seorang jamaah yang menyedekahkan mobilnya. Tidak tanggung-tanggung, mobil baru yang disedekahkan yaitu mobil tahun 2012, Subhanallah.
Semoga bermanfaat :)

Ingin Masuk Fakultas Kedokteran Umum? Hubungi saya!


     Cerita ini berawal ketika saya mengantarkan sepupu untuk mengikuti test masuk salah satu perguruan tinggi swasta dan fakultas yang menjadi pilihan adalah fakultas kedokteran. Pukul 07.30 test pun dimulai, sepupu saya masuk ke dalam ruangan yang telah disediakan. Singkat cerita, ketika sedang ngobrol dengan pakdhe (orang tua sepupu) datanglah seorang bapak (sebut saja Pak Karto) yang langsung menyapa pakdhe, "Selamat pagi Pak, dari mana?", sapa orang itu. Setelah ba bi bu ngobrol mengenai tempat tinggal.
     Sejurus kemudian Pak Karto menawarkan untuk masuk Fakultas Kedokteran Umum di salah satu PT swasta luar Jawa. Brosur dari universitas yang sudah dimodifikasi sedemikian rupa pun dikeluarkan. Memang di dalam brosur tersebut berisi informasi mengenai beberapa fakultas lain yang ada di universitas tersebut, akan tetapi penekanan dan iming-iming terhadap fakultas kedokteran umum sangat menonjol, ibarat kata layaknya iklan2 produk di televisi. Anda menginginkan ini maka harus itu dan itu bisa lebih murah jika melalui saya. Yah, kurang lebih seperti itulah makna yang dapat saya tangkap dari isi pembicaraan dan brosur yang diberikan. Ah, namanya juga Pak Karto.
     Keberadaan Allah diabaikan bahkan tidak dilirik sedikitpun dalam konteks ini. Banyak orang yang rela melakukan apapun untuk mencapai apa yang diinginkan di dunia ini. Memang pekerja keras dan pantang menyerah sangat dianjurkan di dalam kehidupan, tapi apalah artinya ketika Sang Pemilik dunia, Sang Pengambil keputusan akhir tidak dilibatkan. Sunatullah memang berlaku bagi seluruh umat manusia bahwa besar hasil yang diperoleh berbanding lurus dengan seberapa keras ia bekerja. Ya memang banyak orang yang dalam kesehariannya hiasan ibadahnya masih minim tapi toh mereka sukses, mereka mampu melakukan dan memperoleh hal yang mereka inginkan. 
     Nah, apalagi kalo ijin dan melibatkan Allah Sang Pemilik dunia di dalamnya, entah kejutan besar apa yang diberikan kepada orang yang ijin terlebih dahulu kepada Sang Pemilik Dunia ketika ingin melakukan kegiatan apapun. Ibarat orang asing masuk ke lantai 3 rumah kita tapi nyelonong begitu saja tanpa ijin terlebih dahulu, ada dua kemungkinan yaitu langsung diusir dipanggilkan satpam bahkan diteriakin maling atau tetap dibiarkan masuk dan ditanya apa keperluannya. Kalo kebanyakan manusia akan menanggapi hal diatas dengan opsi pertama yaitu mengusirnya, akan tetapi Allah lain, Allah akan tetap menepati janji bahwa siapa yang bekerja keras di dunia maka ia akan memperoleh hasilnya. Entah dia melibatkan Allah atau tidak dalam dunianya. Nikmat mana lagi yang Kita dustakan, Subhanallah.

Kata orang tentang cinta

Kata orang tentang cinta :

Kata Kahlil Gibran
Drajat Dwi Hartono
Jika cinta memelukmu maka dekaplah ia walau pedang disela-sela sayapnya melukaimu
Kata Plato
Pada sentuhan cinta, siapapun bisa menjadi penyair
Kata Habibie
Kau ajarkan aku arti cinta sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini
Kata alm.Chrisye
Tiada yang lebih manis semanis engkau ada di sini
Kata band Padi
Dan ternyata cinta yang menguatkan aku
Kata Mario Teguh
Lupakan masa lalu mu atau aku tak akan menjadi bagian dari masa depanmu
Kata motivator
Di balik pria sukses ada wanita yang hebat
Kata saya
Ah.. yang bener
Coba nanti saya buktikan sendiri setelah melewati arus jeram sungai ini
Suatu saat nanti bermuara jua ke samudera luas
InsyaAllah :)

Newer Posts Older Posts Home

 

Followers

 

Templates by Drajat Dwi Hartono | CSS3 by David Walsh | Powered by {N}Code & Blogger